Berita  

Wagub Ikut Rakor Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

DONYAPOST, Banda Aceh — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh mengikuti rapat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana Sumatera bersama pemerintah pusat, Rabu (23/9/2026).

Rapat melalui konferensi video tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dari Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Dek Fadh mengikuti rapat dari Ruang Kerja Wakil Gubernur Aceh di Banda Aceh. Ia didampingi sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi, serta sejumlah kepala biro terkait.

Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat memaparkan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera, termasuk dukungan anggaran kementerian dan lembaga untuk mempercepat pemulihan sektor terdampak.

Pemaparan juga mencakup perkembangan penganggaran kementerian dan lembaga untuk mendukung pembangunan kembali infrastruktur serta program pemulihan masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan perkembangan pengajuan dan proses penganggaran kementerian dan lembaga untuk mendukung percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Pemerintah pusat, kata Tito, terus melakukan koordinasi agar dukungan program dan pembiayaan kementerian serta lembaga dapat segera berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan perkembangan revitalisasi satuan pendidikan yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Program tersebut mencakup perbaikan dan revitalisasi sekolah, penyaluran dukungan secara bertahap, serta upaya memastikan proses pendidikan kembali berlangsung dalam kondisi aman dan layak.

Abdul Mu’ti juga menekankan sejumlah langkah percepatan. Di antaranya pendampingan terhadap sekolah dengan progres pembangunan masih rendah, percepatan relokasi sekolah yang membutuhkan kepastian lahan, serta pengawalan distribusi buku dan sarana pendidikan.

Selain itu, pemerintah memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan kementerian serta lembaga terkait dalam proses pemulihan satuan pendidikan terdampak bencana.

Pemerintah juga mendorong pembangunan kembali sarana pendidikan yang lebih aman dan tangguh terhadap potensi bencana melalui penguatan program satuan pendidikan aman bencana.

Dengan langkah tersebut, sekolah yang dipulihkan diharapkan tidak hanya kembali berfungsi, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana berikutnya.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyimak perkembangan yang disampaikan pemerintah pusat sebagai bagian dari koordinasi penanganan pascabencana di Aceh.

Pemerintah Aceh terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian serta lembaga terkait untuk memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan terpadu sesuai kebutuhan daerah.

“Kita sama-sama terus bekerja maksimal dalam upaya menuntaskan berbagai kebutuhan di lapangan. Semoga seluruh tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lancar dan Aceh dapat bangkit kembali,” kata Dek Fadh.

Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah mempercepat pemulihan pascabencana pada sektor infrastruktur, pendidikan, pelayanan dasar, serta sektor lainnya secara aman dan berkelanjutan.[]