DONYAPOST, Banda Aceh — Pemerintah Aceh mendorong segera dibentuknya Desk Koordinasi Aceh di bawah Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam).
Selain memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan Aceh, desk tersebut diharapkan memiliki kelompok kerja khusus yang fokus mempercepat pembangunan ekonomi dan mengatasi kemiskinan serta pengangguran.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menyambut positif rencana pembentukan desk tersebut dan menilai kehadiran wadah koordinasi lintas kementerian/lembaga dapat memberikan dukungan lebih kuat bagi pembangunan Aceh.
“Desk Koordinasi Aceh ini sangat bagus untuk pembangunan ekonomi Aceh. Kita berterima kasih kepada Bapak Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago,” kata Fadhlullah di Banda Aceh.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat pertama pembentukan Desk Koordinasi Aceh yang digelar Kemenko Polkam secara hybrid, Rabu (19/8/2026).
Rapat dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenko Polkam, Mayjen TNI Heri Wiranto, bersama Direktur Penataan Daerah, Otsus dan DPOD Ditjen Otda Kemendagri, Dr. Sumule Tumbo.
Menurut Fadhlullah, pembentukan Desk Koordinasi Aceh merupakan instruksi Menko Polkam dan dimaksudkan sebagai wadah koordinasi lintas kementerian/lembaga dengan Pemerintah Aceh.
“Terutama untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta penanganan berbagai isu strategis di Aceh,” ujarnya melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi.
Fokus Ekonomi hingga Otonomi Khusus
Fadhlullah mengatakan, Desk Koordinasi Aceh diharapkan mampu memperkuat koordinasi, deteksi dini, pencegahan, penanganan, monitoring, dan evaluasi terhadap berbagai persoalan strategis di Aceh.
Selain menjaga stabilitas politik dan keamanan, desk tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ruang lingkup koordinasi juga mencakup pelaksanaan kekhususan dan otonomi khusus Aceh, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, pelayanan dasar, serta stabilitas politik dan keamanan.
“Dukungan hampir seluruh kementerian/lembaga tersebut dapat memacu perkembangan Aceh. Terutama terkait dengan perkembangan ekonomi Aceh, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan tentu saja termasuk penguatan tata kelola Pemerintah Aceh,” kata Fadhlullah.
Karena itu, Wagub Aceh mengusulkan agar Desk Koordinasi Aceh memiliki Kelompok Kerja (Pokja) khusus pembangunan ekonomi.
Menurutnya, Pokja tersebut penting agar persoalan ekonomi Aceh dapat ditangani secara lebih fokus dan terukur, terutama dalam upaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Sehingga dapat fokus dan kuat dalam membantu Aceh untuk menangani masalah kemiskinan dan pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Libatkan Puluhan Kementerian dan Lembaga
Pembentukan Desk Koordinasi Aceh melibatkan banyak kementerian dan lembaga. Di antaranya Kemenko Polkam, Kemenko Kumham dan Imipas, Kemenko Infrawil, Kemendagri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Pertahanan, dan Kementerian Keuangan.
Selain itu, terdapat Kementerian Hukum, Kementerian HAM, Kemensetneg, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Perhubungan, Kemendikdasmen, Kementerian Ketenagakerjaan, BNPB, Kemensos, Komdigi, Bakom RI, TNI, Polri, BIN, BAIS, Kejaksaan RI, BSSN, Pemerintah Aceh, serta unsur kewilayahan terkait.
Pada rapat perdana tersebut, kementerian/lembaga yang terlibat pada prinsipnya mendukung pembentukan Desk Koordinasi Aceh. Namun, masih diperlukan penyempurnaan konsep, struktur, keanggotaan, pembagian tugas, dan mekanisme kerja.
Penyempurnaan juga diperlukan untuk memastikan penetapan personel dari kementerian/lembaga dan unsur Pemerintah Aceh dapat berjalan efektif tanpa tumpang tindih dengan kewenangan yang telah ada.
Fadhlullah berharap proses pembentukan desk tersebut dapat segera dituntaskan sehingga wadah koordinasi lintas sektor itu dapat bekerja memberikan dukungan nyata bagi Aceh.
“Pemerintah Aceh sangat mendukung. Bahkan berterima kasih mendapat dukungan yang sangat luar biasa tersebut,” katanya. []






