DONYAPOST, Aceh — Lionel Messi resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia setelah melewati rekor yang sebelumnya dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose.
Kapten Argentina itu kini mengoleksi 18 gol di putaran final Piala Dunia setelah tampil gemilang pada edisi 2026.
Sebelum Piala Dunia 2026 berlangsung, Klose masih memegang rekor dengan 16 gol. Namun Messi berhasil melampauinya setelah mencetak hattrick pertama dalam karier Piala Dunia saat Argentina mengalahkan Aljazair pada laga pembuka Grup J.
Ia kemudian menambah dua gol lagi saat menundukkan Austria 2-0.
Tambahan lima gol di Amerika Utara membuat Messi kini berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen dengan 18 gol dari 28 pertandingan.
Persaingan di papan atas juga semakin menarik karena penyerang Prancis, Kylian Mbappe, berhasil menyamai catatan Klose. Dua gol ke gawang Senegal dan dua gol saat menghadapi Irak membuat Mbappe telah mengoleksi 16 gol hanya dalam 16 pertandingan Piala Dunia.
Sementara legenda Brasil Ronaldo Nazario berada di posisi berikutnya dengan 15 gol.
Berikut daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia hingga 23 Juni 2026:
1. Lionel Messi (Argentina)
Gol: 18
Piala Dunia: 6 edisi
2006: 1 gol
2010: 0 gol
2014: 4 gol
2018: 1 gol
2022: 7 gol
2026: 5 gol (sementara)
Pertandingan: 28
Messi kini menjadi pemegang rekor baru setelah melewati catatan Klose. Selain itu, ia juga menjadi pencetak gol tertua ketiga dalam sejarah Piala Dunia dan pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen.
2. Kylian Mbappe (Prancis)
Gol: 16
Piala Dunia: 3 edisi
2018: 4 gol
2022: 8 gol
2026: 4 gol (sementara)
Pertandingan: 16
Di usia yang masih relatif muda, Mbappe sudah menyamai rekor Klose. Dengan Prancis masih bertanding di Piala Dunia 2026, peluangnya untuk mengejar bahkan melewati Messi masih terbuka lebar.
3. Miroslav Klose (Jerman)
Gol: 16
Piala Dunia: 4 edisi
2002: 5 gol
2006: 5 gol
2010: 4 gol
2014: 2 gol
Pertandingan: 24
Klose memegang rekor pencetak gol terbanyak Piala Dunia selama 12 tahun sebelum akhirnya dilampaui Messi pada edisi 2026.
4. Ronaldo (Brasil)
Gol: 15
Piala Dunia: 4 edisi
1994: 0 gol
1998: 4 gol
2002: 8 gol
2006: 3 gol
Pertandingan: 19
Legenda Brasil ini masih tercatat sebagai salah satu penyerang paling produktif dalam sejarah Piala Dunia.
5. Gerd Muller (Jerman Barat)
Gol: 14
Piala Dunia: 2 edisi
1970: 10 gol
1974: 4 gol
Pertandingan: 13
Rasio gol Muller masih menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah turnamen.
6. Just Fontaine (Prancis)
Gol: 13
Piala Dunia: 1 edisi (1958)
Pertandingan: 6
Fontaine masih memegang rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia dengan 13 gol pada 1958.
7. Pele (Brasil)
Gol: 12
Piala Dunia: 4 edisi
1958: 6 gol
1962: 1 gol
1966: 1 gol
1970: 4 gol
Pertandingan: 14
Legenda terbesar Brasil ini memenangkan tiga gelar Piala Dunia selama kariernya.
8. Jurgen Klinsmann (Jerman)
Gol: 11
Piala Dunia: 3 edisi
1990: 3 gol
1994: 5 gol
1998: 3 gol
Pertandingan: 17
9. Sandor Kocsis (Hongaria)
Gol: 11
Piala Dunia: 1 edisi
1954: 11 gol
Pertandingan: 5
Kocsis memiliki rata-rata gol tertinggi di antara para pencetak gol elite Piala Dunia.
Kelompok Pemain dengan 10 Gol
Gabriel Batistuta (Argentina)
10 gol dari 12 pertandingan
Piala Dunia: 1994 (4), 1998 (5), 2002 (1)
Teofilo Cubillas (Peru)
10 gol dari 13 pertandingan
Piala Dunia: 1970 (5), 1978 (5), 1982 (0)
Harry Kane (Inggris)
10 gol dari 12 pertandingan
Piala Dunia: 2018 (6), 2022 (2), 2026 (2 sementara)
Grzegorz Lato (Polandia)
10 gol dari 20 pertandingan
Piala Dunia: 1974 (7), 1978 (2), 1982 (1)
Gary Lineker (Inggris)
10 gol dari 12 pertandingan
Piala Dunia: 1986 (6), 1990 (4)
Thomas Muller (Jerman)
10 gol dari 19 pertandingan
Piala Dunia: 2010 (5), 2014 (5), 2018 (0), 2022 (0)
Helmut Rahn (Jerman Barat)
10 gol dari 10 pertandingan
Piala Dunia: 1954 (4), 1958 (6)
Dengan Piala Dunia 2026 masih berlangsung, perhatian kini tertuju kepada Mbappe yang hanya terpaut dua gol dari Messi. Jika terus mempertahankan produktivitasnya, penyerang Prancis itu berpeluang menjadi penantang serius takhta yang baru saja direbut sang kapten Argentina.






