DONYAPOST, Banda Aceh — Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh meyudisium 142 lulusan program sarjana (S-1) pada Gelombang I dan II Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi yudisium berlangsung di Aula Lantai III Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Kamis (11/6/2026).
Dari total lulusan tersebut, sebanyak 27 orang meraih predikat cum laude, 63 orang memperoleh predikat pujian, 51 orang predikat sangat baik, dan satu orang predikat baik.
Dekan FAH UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MA PhD, mengingatkan para lulusan bahwa gelar akademik bukan satu-satunya penentu kesuksesan. Menurutnya, karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
“Karakter, integritas, akhlak yang baik, dan kemampuan beradaptasi sering kali menjadi faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam meraih berbagai peluang,” kata Syarifuddin.
Ia juga mendorong para lulusan untuk terus belajar dan tidak takut menghadapi kegagalan.
“Jangan berhenti belajar pada titik ini. Teruslah belajar dari pengalaman dan berbagai kesempatan yang akan ditemui di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FAH UIN Ar-Raniry, Nazaruddin MLIS PhD, melaporkan bahwa 142 lulusan yang diyudisium terdiri atas 50 laki-laki dan 92 perempuan.
Para lulusan berasal dari tiga program studi, yakni Program Studi Ilmu Perpustakaan sebanyak 71 orang, Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) sebanyak 48 orang, serta Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) sebanyak 23 orang.
“Pada yudisium kali ini, Fakultas Adab dan Humaniora berhasil meluluskan 142 sarjana dari tiga program studi,” ujar Nazaruddin.
Dengan penambahan lulusan tersebut, jumlah alumni FAH UIN Ar-Raniry hingga kini mencapai 3.956 orang.
Dalam kesempatan itu, fakultas juga menyerahkan penghargaan Bungong Jaroe kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi pada setiap gelombang yudisium.
Untuk Gelombang I, penghargaan diberikan kepada Urwatil Wusqa (SKI) dengan IPK 3,94 predikat cum laude, Zacky Aqsha Noriska (BSA) dengan IPK 3,91 predikat cum laude, serta Fathiah Rizki Ananda Ikhlasul (Ilmu Perpustakaan) dengan IPK 3,72 predikat pujian.
Sementara pada Gelombang II, penghargaan diraih Anisya Adelia Ramadhana (SKI) dengan IPK 3,85 predikat cum laude, Wahyuni Simehate (BSA) dengan IPK 3,87 predikat cum laude, serta Gustiara (Ilmu Perpustakaan) dengan IPK 3,72 predikat pujian.
Rangkaian yudisium turut diisi orasi ilmiah oleh anggota DPRK Lhokseumawe sekaligus alumni Program Studi Bahasa dan Sastra Arab FAH UIN Ar-Raniry, Farhan Zuhri, S.Hum., M.Pd.
Dalam orasinya yang berjudul “Sastra dan Politik dalam Bayang-Bayang Orientalisme: Refleksi atas Identitas, Kekuasaan, dan Masa Depan Indonesia melalui Pemikiran Edward W. Said”, Farhan mengajak para lulusan untuk terus mengembangkan daya kritis dan intelektualitas dalam merespons berbagai persoalan sosial dan kebangsaan. []






