DONYAPOST, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, SHI, MSi, menginstruksikan Sekretaris Daerah dan seluruh kepala perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Instruksi tersebut disampaikan Al-Farlaky dalam rapat paripurna DPRK Aceh Timur dengan agenda penyampaian rekomendasi LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025 di Gedung DPRK Aceh Timur, Senin (8/6/2026).
“Kita tidak boleh sekadar memenuhi target administratif, tetapi harus memastikan setiap rupiah APBK benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Al-Farlaky.
Menurutnya, rekomendasi yang disampaikan DPRK merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan sekaligus wujud sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Ia mengapresiasi pimpinan dan seluruh anggota DPRK Aceh Timur yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam membahas serta mengevaluasi dokumen LKPJ yang disampaikan pemerintah daerah.
“Penyerahan rekomendasi DPRK hari ini merupakan bentuk komitmen check and balance yang harmonis antara legislatif dan eksekutif demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.
Al-Farlaky menilai berbagai catatan strategis, koreksi, saran, dan masukan yang tertuang dalam rekomendasi DPRK menjadi potret objektif terhadap pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik selama Tahun Anggaran 2025.
Ia menegaskan capaian positif yang telah diraih akan terus ditingkatkan, sementara berbagai kekurangan dan target pembangunan yang belum optimal akan dijadikan bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah ke depan.
Mantan anggota DPRA itu juga menyampaikan bahwa kritik dan masukan dari DPRK merupakan bagian dari proses pengawasan yang konstruktif untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, kemitraan yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan DPRK menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pertumbuhan ekonomi hingga pengentasan kemiskinan.
“Kami mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga semangat kebersamaan, persatuan, dan kolaborasi demi mewujudkan Aceh Timur yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.






