Berita  

Kemenag Tegas Bantah Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah

Biro Humas dan Komunikasi Publik, Thobib Al Asyhar

DONYAPOST, Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia menegaskan bahwa informasi viral di media sosial terkait rencana pemerintah membentuk dan mengelola rekening kas masjid adalah tidak benar alias hoaks.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa tidak pernah ada kebijakan maupun rencana pengambilalihan pengelolaan dana masjid oleh pemerintah.

“Kementerian Agama tidak pernah mengeluarkan kebijakan atau rencana terkait pengambilalihan pengelolaan dana kas masjid,” tegas Thobib di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, meme dan video yang beredar dengan menampilkan foto Menteri Agama Nasaruddin Umar disertai narasi “pembentukan rekening kas masjid yang akan dikelola pemerintah” merupakan bentuk disinformasi yang sengaja dibuat untuk memicu kegaduhan.

“Menag tidak pernah berbicara soal rekening kas masjid sebagaimana framing dalam konten viral tersebut,” ujarnya.

Thobib menegaskan, pengelolaan kas masjid tetap menjadi kewenangan penuh pengurus masjid, baik Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) maupun takmir, sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah.

Menurutnya, Kemenag justru mendorong tata kelola masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.

“Kami mendorong pengelolaan masjid yang baik oleh pengurusnya, bukan mengambil alih,” tambahnya.

Kemenag juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, serta selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah.

“Mari bijak menerima informasi dan pastikan kebenarannya melalui situs dan media sosial resmi Kemenag,” pungkas Thobib.