DONYAPOST, Banda Aceh — Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST kembali menggelar agenda “Ramadhan Bersama Ketua DPRK” yang memasuki tahun kedua pelaksanaan.
Kegiatan yang difasilitasi Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh ini digelar dalam tiga pertemuan, yakni 22 Februari, 1 Maret, dan 7 Maret 2026, bertempat di Rumah Dinas Ketua DPRK Banda Aceh.
Berbeda dari kegiatan seremonial biasa, Irwansyah sengaja membuka rumah dinasnya untuk generasi milenial dan Gen Z sebagai ruang diskusi, ngabuburit, sekaligus penguatan literasi digital bernuansa dakwah.
“Kita ingin mengubah anggapan bahwa rumah dinas pejabat itu eksklusif. Rumah ini terbuka untuk anak-anak muda yang ingin berkegiatan positif,” ujar Irwansyah dalam pembukaan acara, Minggu (22/2/2026).
Ia menghadirkan sejumlah influencer lokal seperti Teuku Mail, Cut Bul, dan Ayi untuk berbagi pengalaman. Ketiganya dikenal aktif di media sosial dan terlibat dalam aksi sosial, termasuk saat bencana banjir Aceh.
Menurut Irwansyah, generasi muda saat ini adalah “penguasa dunia digital” karena mendominasi berbagai platform media sosial. Karena itu, ia mendorong mereka menggunakan media sosial untuk menyebarkan pesan positif dan empati sosial.
“Media sosial tidak boleh hanya menjadi hiburan atau sekadar mengejar viral. Konten yang dibuat harus menebarkan semangat positif dan masuk akal. Handphone tidak boleh kosong dari empati,” tegas politisi muda PKS tersebut.
Ia juga menyoroti fenomena pertengkaran dan ujaran tidak pantas yang masih kerap terjadi di dunia maya. Melalui kegiatan ini, ia berharap muncul lebih banyak konten kreatif yang membawa energi kebaikan.
Rangkaian kegiatan Ramadhan Bersama Ketua DPRK meliputi Safari Tahsin, Qiyamul Lail, Haflah Alquran, sesi sharing bertema Tangguh Bencana, games, hingga buka puasa bersama. Pada kesempatan itu, Irwansyah turut membagikan doorprize kepada peserta.
Ia menyampaikan apresiasi kepada generasi muda yang terlibat sebagai panitia dan berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemimpin daerah dan anak muda dalam membangun ekosistem digital yang sehat di Banda Aceh.
“Kita ingin ketika orang membuka media sosial, yang mereka rasakan adalah aura kebaikan,” pungkasnya.
Pada acara tersebut, Irwansyah juga membagikan doorprize kepada peserta yang beruntung dan mampu menjawab pertanyaan serta tantangan yang diberikan.
Ia terus berupaya mendorong anak-anak muda di Banda Aceh agar memanfaatkan media sosial secara positif. Sehingga mampu membawa perubahan dan menebarkan aura kebaikan bagi semua orang di dunia maya.








