DONYAPOST, Jakarta — Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) menemui Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di kediamannya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Pertemuan tersebut membahas keberlanjutan perdamaian Aceh, perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pemberantasan narkoba.
Dalam pertemuan itu, Mualem didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, Irsyadi. Silaturahmi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pemerintah Aceh dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Aceh.
Mualem secara khusus menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas langkah penindakan terhadap kasus peredaran narkoba di Aceh. Menurutnya, pemberantasan narkoba merupakan upaya penting untuk melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polri dalam melakukan penindakan terhadap peredaran narkoba di Aceh. Pemerintah Aceh mendukung penuh upaya Polri dalam memberantas narkoba. Ini merupakan persoalan serius yang harus kita tangani bersama demi menyelamatkan generasi muda dan masa depan Aceh,” ujar Mualem.
Selain persoalan narkoba, Mualem menegaskan pentingnya menjaga perdamaian Aceh yang telah terbangun selama ini. Ia berharap seluruh pihak terus merawat suasana damai dan memperkuat kebersamaan agar stabilitas keamanan dan ketertiban tetap terpelihara.
“Perdamaian Aceh harus terus kita jaga bersama. Kita ingin Aceh tetap aman, damai, dan kondusif. Karena itu, sinergi antara Pemerintah Aceh, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi ini,” tambahnya.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Aceh berharap koordinasi dengan Polri semakin kuat, terutama dalam mendukung pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, pemberantasan narkoba, serta menjaga keberlanjutan perdamaian di Aceh. []






