Berita  

Zairin Kantongi 100 Dukungan, Siap Bertarung Rebut Ketua DKP PWI Aceh

Muhammad Zairin menyerahkan dokumen pendaftaran balon Ketua DKP PWI Aceh periode 2026-2031 kepada Imran Joni sebagai Ketua Pokja Verifikasi di Sekretariat Panitia, Kantor PWI Aceh, Sabtu (17/10/2026). | Foto: Dokumen Panpel Konferprov XIII PWI Aceh.

DONYAPOST, Banda Aceh — Wartawan senior Muhammad Zairin menyerahkan berkas pencalonan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Aceh periode 2026–2031 dengan mengantongi 100 dukungan anggota dari 20 kabupaten/kota.

Jumlah tersebut jauh melampaui syarat minimal 32 dukungan untuk maju dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) XIII PWI Aceh.

Zairin menyerahkan berkas kepada Ketua Kelompok Kerja Verifikasi Calon, Imran Joni, di Kantor PWI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026). Penyerahan itu disaksikan Ketua dan Sekretaris Steering Committee (SC), Azwani Awi dan Iranda Novandi.

Pada hari yang sama, berkas pencalonan Ketua PWI Aceh atas nama Nasir Nurdin juga diserahkan melalui Ketua Tim Pemenangannya, Jufrizal.

“Alhamdulillah, saya menyerahkan berkas bakal calon Ketua DKP dengan 100 dukungan dari 20 kabupaten/kota di Aceh,” kata Zairin seusai bertemu dengan panitia SC Konferprov XIII PWI Aceh.

Berdasarkan ketentuan panitia, bakal calon harus mengantongi dukungan minimal 10 persen dari Daftar Pemilih Sementara (DPS). Dengan jumlah DPS sebanyak 320 anggota, setiap kandidat wajib mengumpulkan sedikitnya 32 dukungan.

Zairin memperkirakan dukungan terhadap dirinya masih berpeluang bertambah hingga mencapai 70 persen. Ia mengaku optimistis karena telah lama aktif dalam organisasi PWI Aceh.

“Saya juga siap berkolaborasi dengan Ketua PWI Aceh terpilih. Nah, jika dipercayakan saya sebagai Ketua DKP PWI Aceh nantinya saya akan mengerahkan pikiran dan tenaga saya untuk seluruh anggota PWI di seluruh Aceh,” kata Zairin.

Ia menyampaikan terima kasih kepada anggota PWI Aceh yang telah memberikan dukungan tertulis maupun menyatakan dukungan secara langsung. Menurutnya, ada pula anggota yang menyatakan akan memilihnya meski tidak menyerahkan surat dukungan.

“Saya juga berterima kasih kepada anggota PWI yang menyatakan mendukung, meski tidak membuat surat dukungan, tetapi akan memilih saya saat pemilihan,” ujarnya.

Zairin menyatakan siap mengikuti kontestasi pemilihan Ketua DKP PWI Aceh periode 2026–2031. Jika dipercaya memimpin lembaga tersebut, ia berkomitmen menjalankan amanah sesuai kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PWI.

Pengalaman Zairin di organisasi wartawan itu telah berlangsung lebih dari dua dekade. Ia tercatat sebagai anggota biasa PWI sejak 1 Januari 2003.

Pada 2005–2010, ia dipercaya menjabat Wakil Ketua Seksi Wartawan Hukum dalam kepengurusan PWI Aceh. Karier organisasinya berlanjut sebagai Wakil Sekretaris II PWI Aceh periode 2010–2015 dan 2015–2020. Pada kepengurusan 2021–2026, ia menjabat Sekretaris PWI Aceh.

Zairin mengatakan seluruh jabatan tersebut merupakan amanah organisasi yang tidak pernah dimintanya.

“Sejak awal diberikan jabatan di PWI Aceh ini, saya tidak pernah meminta dan menawarkan diri,” katanya.

Konferprov XIII PWI Aceh dijadwalkan berlangsung pada 20–22 November 2026 untuk memilih kepemimpinan organisasi wartawan tersebut untuk periode berikutnya. []