DONYAPOST, Banda Aceh – Puluhan mahasiswa penerima Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendapat pembekalan karakter dan motivasi dari tim pengelola Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Universitas Teuku Umar (UTU), Sabtu (10/10/2026), di Palma House.
Pembekalan tersebut merupakan bagian dari implementasi awal nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pengelola Rusunawa UTU dan pimpinan Palma House. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung pembinaan mahasiswa, tidak hanya dalam penyediaan tempat tinggal, tetapi juga dalam membangun kedisiplinan, nilai keagamaan, dan kemandirian selama menempuh pendidikan.
Wakil Mudir Rusunawa UTU, Muhammad Yunus, dalam pemaparannya menekankan pentingnya keseimbangan antara pencapaian akademik dan integritas moral. Ia mengingatkan mahasiswa agar menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam bertutur kata, bersikap, dan menjalankan tanggung jawab sebagai pelajar.
“Setinggi apa pun ilmu yang diperoleh, apabila tidak diiringi karakter yang baik, maka ilmu tersebut tidak akan memberikan manfaat secara maksimal saat turun ke masyarakat,” kata Yunus.
Menurutnya, kepribadian, kejujuran, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan modal penting bagi mahasiswa agar mampu memberikan kontribusi positif setelah menyelesaikan studi.
Ketua Tim Pengelola Rusunawa UTU, Ahmad Fauzi, yang mengoordinasikan kegiatan tersebut, mengatakan pembinaan mahasiswa akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Mahasiswa bukan hanya dituntut untuk berhasil dalam pendidikan, tetapi juga harus memiliki akhlak yang mulia, disiplin, dan tanggung jawab. Ilmu yang tinggi akan semakin bermakna apabila disertai karakter yang baik dan digunakan untuk memberikan manfaat kepada sesama,” ujar Ahmad Fauzi.
Kegiatan diawali dengan silaturahmi antarpengurus asrama. Hadir Direktur Palma House Zulfirman, Wakil Mudir Rusunawa UTU Muhammad Yunus, Sekretaris Rusunawa Suci Sunandar, Koordinator Sekretariat Azhari, serta empat kakak pengasuh, yakni Apriani, Halimah, Khairani, dan Maya.
Melalui pembinaan tersebut, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan tidak hanya meraih prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial. Bekal itu diharapkan dapat mendukung kontribusi mereka bagi masyarakat dan industri kelapa sawit nasional setelah menyelesaikan pendidikan.






