Berita  

Jalan Rusak, Bupati Aceh Timur Keraskan Akses Lhok Dalam–Panton Rayeok

DONYAPOST, Aceh Timur — Jalan rusak dan berlubang yang selama ini menyulitkan aktivitas warga mulai ditangani. Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky meninjau langsung pengerasan ruas jalan yang menghubungkan Gampong Lhok Dalam dengan Panton Rayeok M, Kamis (1/10/2026).

Pengerasan dilakukan sepanjang sekitar 1.200 meter menggunakan material base B. Penanganan tersebut dilakukan sebagai langkah sementara untuk memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang parah.

Ruas Lhok Dalam–Panton Rayeok M merupakan jalur penghubung antarwilayah yang melintasi Kecamatan Idi Rayeuk, Idi Tunong, dan Banda Alam.

Kondisi jalan yang rusak selama ini dikeluhkan masyarakat karena menghambat aktivitas warga sekaligus berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Al-Farlaky mengatakan pengerasan dilakukan agar akses masyarakat kembali lebih mudah dilalui sebelum pembangunan jalan secara permanen direalisasikan.

“Ini merupakan penanganan sementara agar masyarakat bisa mengakses jalan ini dengan mudah tanpa ada lubang yang bisa mengancam keselamatan,” kata Al-Farlaky saat meninjau lokasi.

Ia memastikan pembangunan permanen ruas jalan tersebut telah direncanakan untuk dilaksanakan pada 2027.

Menurut Al-Farlaky, keberadaan infrastruktur jalan di kawasan pedalaman tidak hanya berkaitan dengan kelancaran mobilitas warga, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

Jalan tersebut menjadi salah satu akses untuk mengangkut hasil alam dari sentra produksi menuju pusat-pusat ekonomi.

“Kalau aksesnya baik, tidak dapat dipungkiri denyut nadi ekonomi masyarakat akan lebih cepat. Kita pahami bahwa jalan ini akan membantu mendongkrak ekonomi masyarakat di sini,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta dukungan masyarakat agar rencana pembangunan permanen dapat diwujudkan dengan cepat dan berjalan tanpa kendala.

Selain meninjau pengerasan jalan, Al-Farlaky turut melihat kondisi jembatan di kawasan tersebut. Peninjauan dilakukan karena Kecamatan Idi Tunong merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir, sehingga sejumlah fasilitas umum membutuhkan penanganan dan perbaikan.

Al-Farlaky juga mengajak masyarakat bersama-sama mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur.

“Saya tidak membandingkan wilayah manapun. Fokus saya saat ini sedang membangun Kabupaten Aceh Timur ke semua penjuru pelosok. Maka kami berharap masyarakat memberikan dukungan agar capaian pembangunan bisa terwujud,” pungkas Al-Farlaky. []