DONYAPOST, Banda Aceh — Profesor Teuku Zulfikar resmi menjabat Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Ia dilantik bersama 66 perangkat rektor lainnya oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman di Auditorium Ali Hasjmy, Jumat (11/9/2026).
Memimpin Pascasarjana untuk periode baru, Prof T Zulfikar langsung menetapkan penguatan mutu akademik, penelitian, publikasi ilmiah dan kualitas lulusan sebagai prioritas.
Menurutnya, Pascasarjana tidak cukup hanya menghasilkan lulusan. Kualitas proses akademik dan penelitian juga harus menjadi perhatian utama.
“Pascasarjana tidak cukup hanya menghasilkan lulusan. Kita harus memastikan kualitas proses akademik, kualitas penelitian, publikasi ilmiah, dan kontribusi lulusan bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, Zulfikar mengatakan penguatan akademik akan dilakukan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, penguatan supervisi penelitian serta penjaminan mutu.
Budaya riset juga menjadi salah satu agenda yang akan diperkuat. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan kelompok riset, kolaborasi lintas disiplin, publikasi ilmiah serta kerja sama dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
Zulfikar juga mendorong Pascasarjana UIN Ar-Raniry memperkuat kajian keislaman. Menurutnya, sejarah, tradisi intelektual, budaya dan praktik keislaman di Aceh memiliki ruang besar untuk dikembangkan menjadi objek penelitian.
Di tingkat internasional, ia akan mendorong pengembangan kerja sama melalui joint research, joint publication, visiting professor, pertukaran mahasiswa dan double degree.
Persoalan ketepatan waktu penyelesaian studi mahasiswa juga menjadi perhatian Zulfikar. Ia menilai mahasiswa perlu mendapatkan pendampingan sejak awal hingga menyelesaikan studinya.
“Mahasiswa harus mendapatkan pendampingan yang baik sejak awal sampai menyelesaikan studinya. Sistem akademik harus mampu mendeteksi jika ada persoalan dan segera melakukan tindak lanjut,” katanya.
Dalam melanjutkan estafet kepemimpinan, Prof Zulfikar menyampaikan apresiasi kepada Prof Eka Srimulyani, Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry sebelumnya.
Ia mengapresiasi dedikasi, pengabdian dan kontribusi Eka Srimulyani selama memimpin Pascasarjana. Berbagai capaian dan fondasi yang telah dibangun sebelumnya, kata dia, akan dilanjutkan dan dikembangkan agar Pascasarjana UIN Ar-Raniry semakin maju, unggul dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pengembangan pendidikan serta keilmuan.
Sebelum dipercaya sebagai Direktur Pascasarjana, Prof Zulfikar pernah menjabat Senior Researcher dan Direktur International Center for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, serta Wakil Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry periode 2022–2026.
Prof Teuku Zulfikar menyelesaikan pendidikan doktoral di Monash University, Australia, pada 2011 dalam bidang Pedagogy and Cultural Studies.
Pendidikan magisternya ditempuh di Monash University pada 2003 dalam bidang Leadership, Policy and Change in Education. Ia juga memperoleh gelar Master of Education dari Ohio University, Amerika Serikat, pada 2006 dengan konsentrasi Educational Administration melalui program Fulbright.
Selain pendidikan formal, Zulfikar mengikuti pendidikan postdoctoral di Western Sydney University, Australia, serta short course di Australian National University dan Griffith University.
Ia juga mengikuti International Deans Course (IDC) di Osnabrück University of Applied Sciences, Jerman. []






