Sport  

Dispora Aceh Gelar Coaching Clinic, 70 Pelatih Fisik Digenjot Kompetensinya

| © Hak cipta foto diatas dikembalikan sepenuhnya kepada pemilik foto.

DONYAPOST, Banda Aceh — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh bekerja sama dengan Persatuan Pelatih Fisik Indonesia (PPFI) menggelar Coaching Clinic cabang olahraga bela diri dan olahraga tarung yang diikuti 70 pelatih dari delapan cabang olahraga.

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, 30 April hingga 3 Mei 2026, di Hotel Amel Convention Center, Banda Aceh.

Ketua panitia, Mulyadi, S.Pd saat pembukaan kegiatan, Sabtu (2/5/2026) malam, mengatakan kegiatan ini merupakan tahap pertama peningkatan kapasitas pelatih fisik di Aceh, dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya dalam tahun yang sama.

“Sebanyak 70 pelatih dari delapan cabang olahraga ikut serta, yakni anggar, taekwondo, wushu, pencak silat, kempo, tarung derajat, tinju, dan karate,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan ini mengusung tema peningkatan kompetensi pelatih fisik berbasis sport science, dengan tujuan memperkuat kemampuan teknis sekaligus membangun jejaring antar pelatih lintas cabang olahraga.

Kepala Dispora Aceh, T. Banta Nuzullah, melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Peningkatan Prestasi Olahraga (P3O), T. Bustamam, menegaskan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia olahraga, khususnya pelatih fisik.

Menurutnya, kualitas pelatih menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembinaan atlet. Pelatih fisik berperan penting dalam membentuk kondisi atlet yang optimal, mulai dari kekuatan, daya tahan, kecepatan, kelincahan, hingga kesiapan mental menghadapi kompetisi.

“Pembinaan olahraga prestasi sangat ditentukan oleh kompetensi pelatih, baik secara teknis, metodologis, maupun keilmuan,” katanya.

Melalui coaching clinic ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta mengadopsi metode latihan modern berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.

Selain sebagai forum pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran pengalaman dan penguatan kolaborasi antar pelatih, khususnya di cabang olahraga bela diri.

Melalui kegiatan coaching clinic ini, dia berharap para peserta dapat meningkatkan kompetensi, memperkaya wawasan, serta mengadopsi metode latihan modern yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.

Selain itu, kaya dia, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelatih dari berbagai cabang olahraga khususnya cabang olahraga beladiri.

Dispora Aceh menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan atlet Aceh menghadapi berbagai ajang kompetisi, baik tingkat nasional maupun internasional.

Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pelatih, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan olahraga Aceh. Para peserta didorong untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas diri ke level yang lebih tinggi.