DONYAPOST, Meulaboh — Universitas Teuku Umar (UTU) mengawali pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 dengan capaian impresif.
Pada hari pertama, Rabu (22/4/2026), sebanyak 96 persen peserta hadir mengikuti ujian, tanpa ditemukan pelanggaran tata tertib.
Rektor UTU, Ishak Hasan, turun langsung meninjau pelaksanaan ujian guna memastikan seluruh sarana dan prasarana berjalan optimal. Ia menilai kedisiplinan peserta serta kesiapan panitia menjadi kunci utama kelancaran ujian.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengawas dan panitia yang telah bekerja keras sejak tahap persiapan hingga hari pertama pelaksanaan.”
“Kehadiran peserta yang sangat tinggi dan suasana ujian yang kondusif membuktikan bahwa koordinasi tim berjalan efektif. Kami berharap performa ini konsisten hingga seluruh rangkaian ujian selesai,” ujarnya.
Di balik kelancaran tersebut, panitia sempat menghadapi tantangan teknis yang cukup serius. Ketua TIK UTU, Murhaban, mengungkapkan adanya kendala sistem sesaat sebelum sesi pertama dimulai. Namun, tim teknisi berhasil memulihkan sistem dalam waktu singkat sehingga jadwal ujian tetap berjalan sesuai rencana.
Gangguan kembali terjadi pada sesi kedua akibat masalah jaringan internet berskala luas di wilayah Aceh. Meski demikian, kesiapan infrastruktur cadangan menjadi faktor penentu.
Pusat UTBK UTU telah menyiapkan jalur koneksi alternatif yang mampu menjaga stabilitas pengiriman data ujian, sehingga peserta tetap dapat mengerjakan soal tanpa gangguan berarti.
Selain aspek teknis, UTU juga memperketat pengawasan untuk menjamin integritas ujian. Tim Monitoring dan Evaluasi yang terdiri dari Ismail Sulaiman dan Irwansyah memastikan setiap peserta melalui pemeriksaan metal detector sebelum memasuki ruang ujian.
Validasi identitas dilakukan secara ketat dengan mencocokkan dokumen fisik dan data sistem guna mencegah praktik perjokian.
Pengawasan di dalam ruang ujian diperkuat dengan sistem CCTV yang terhubung langsung ke ruang kendali utama, disertai pengawasan manual dengan rasio pengawas yang ideal. Pengamanan area luar gedung juga dilakukan untuk memastikan suasana ujian tetap kondusif.
Dengan kombinasi kesiapan teknis, disiplin peserta, dan pengawasan berlapis, pelaksanaan hari pertama UTBK-SNBT di UTU menunjukkan standar tinggi—bahwa ujian berbasis komputer tak hanya soal teknologi, tetapi juga tentang integritas dan manajemen yang solid.






