DONYAPOST, Kuala Simpang — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat dengan mengusulkan Bantuan Stimulan berbasis By Name By Address (BNBA) untuk Bantuan Sosial (Bansos) Tahap III dan IV kepada pemerintah pusat.
Usulan tersebut diserahkan langsung Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi kepada Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono sebagai langkah konkret menjawab kebutuhan masyarakat pascabencana dan tekanan ekonomi.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh Tamiang, Ahmad Yani, Kamis (16/4/2026), mengatakan program ini menyasar puluhan ribu kepala keluarga (KK) yang tersebar di seluruh kecamatan.
“Pengajuan ini bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya seperti dikutip dari Waspada.id, Jumat (17/4/2026).
Pada Tahap III, bantuan untuk kategori Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan isi perabot rumah tangga diusulkan bagi 20.863 KK, dengan total penerima jaminan hidup (jadup) mencapai 74.405 jiwa.
Sementara pada Tahap IV, bantuan diusulkan untuk 19.652 KK dengan total penerima jadup sebanyak 69.306 jiwa.
Secara keseluruhan, program ini akan menjangkau lebih dari 40 ribu KK dan 140 ribu jiwa di Aceh Tamiang, mencakup seluruh kecamatan seperti Manyak Payed, Karang Baru, Rantau, hingga Kota Kualasimpang.
Ahmad Yani menjelaskan, bantuan tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui dukungan usaha produktif.
“Selain bantuan perabot, program ini juga memperkuat ekonomi masyarakat agar bisa bangkit dan mandiri,” katanya.
Ia berharap pemerintah pusat segera merealisasikan usulan tersebut agar masyarakat yang telah terdata dapat segera menerima manfaat.
“Semakin cepat direalisasikan, semakin cepat pula masyarakat bisa pulih dan kembali produktif,” pungkasnya.






