DONYAPOST, Banda Aceh — Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat harus mendukung langkah strategis Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Aceh dalam memberantas peredaran gelap narkotika.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Nanggroe dalam momentum kampanye melawan narkoba yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 BNN pada 26 Maret 2026 lalu.
Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, mengatakan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda Aceh. Karena itu, upaya pemberantasannya tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Wali Nanggroe, keberhasilan memerangi narkoba sangat bergantung pada kesadaran kolektif masyarakat untuk melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Aceh yang kuat dan bermartabat hanya dapat terwujud apabila generasi mudanya terbebas dari narkoba. Mari kita jaga negeri ini dengan komitmen bersama,” ujar Wali Nanggroe.
Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap generasi muda harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, hingga masyarakat.
“Melindungi generasi muda dari narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Bersatu kita kuat, bersama kita lawan narkoba,” tegasnya.
Wali Nanggroe juga berharap momentum peringatan HUT BNN ke-24 dapat semakin memperkuat sinergi antarinstansi serta meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya narkotika.
Selain itu, kampanye ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung berbagai program pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan narkoba di Aceh.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, upaya memerangi peredaran narkotika di Aceh diharapkan dapat berjalan lebih efektif demi menjaga masa depan generasi muda dan kehormatan daerah.
