DONYAPOST, Banda Aceh — Dinas Perhubungan Aceh menyiapkan layanan mudik gratis bagi ribuan warga Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu (15/3/2026).
Program tersebut menghadirkan berbagai moda transportasi darat dan laut untuk memudahkan masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan terjangkau.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, mengatakan program mudik gratis merupakan upaya pemerintah menyediakan layanan transportasi yang aman sekaligus membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan saat musim mudik.
Program ini juga mendapat dukungan dari 17 perusahaan yang berasal dari unsur BUMN, BUMD, perbankan, dan swasta di Aceh.
Menurut Faisal, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 3.328 orang melalui sistem pendaftaran daring di laman seulamat.dishubaceh.com, sementara kuota angkutan darat yang tersedia sebanyak 2.070 orang.
Untuk melayani pemudik, Dishub Aceh menyiapkan 122 unit kendaraan yang terdiri dari 27 bus besar dan 95 unit Hiace dengan 18 rute tujuan ke berbagai kabupaten/kota di Aceh, terutama wilayah yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Seluruh peserta mudik diberangkatkan secara bertahap dari Depo Trans Koetaradja pada 15 hingga 17 Maret 2026.
Selain layanan dari Pemerintah Aceh, program mudik gratis tahun ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bersama sejumlah BUMN melalui layanan angkutan darat dengan kuota sekitar 709 orang.
Sementara untuk wilayah kepulauan, disediakan layanan mudik gratis melalui angkutan laut dengan delapan rute pelayaran menggunakan kapal ro-ro dan kapal cepat dengan total kapasitas 3.642 penumpang.
“Dengan dukungan berbagai pihak tersebut, total kuota mudik gratis yang tersedia di Aceh tahun ini mencapai 6.421 orang,” kata Faisal.
Ia menambahkan seluruh armada yang digunakan dalam program tersebut telah melalui pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check guna memastikan kendaraan yang beroperasi selama masa mudik benar-benar layak jalan. Selain itu, para pengemudi juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urin.
Salah seorang peserta mudik gratis, Putri, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Ia mengetahui informasi mudik gratis dari media sosial Dishub Aceh setelah diberitahu oleh rekannya.
Perempuan yang akan mudik ke Medan itu mengaku sudah sekitar satu tahun tidak pulang ke kampung halaman. Hal yang paling dirindukannya adalah suasana kebersamaan bersama keluarga, terutama saat makan bersama.
“Alhamdulillah senang sekali bisa ikut mudik gratis tahun ini. Tahun lalu saya tidak dapat kuota, tapi tahun ini akhirnya dapat,” ujarnya.
Ia berharap program mudik gratis tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kuota dan rute yang lebih banyak agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.








