Berita  

Operasi Ketupat Seulawah 2026 Dimulai, Polres Abdya Kerahkan 121 Personel

Ilustrasi buat AI

DONYAPOST, Blangpidie — Polres Aceh Barat Daya (Abdya) mengerahkan 121 personel gabungan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 guna mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Operasi pengamanan yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya terpadu menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik di wilayah hukum Polres Abdya.

Kapolres Abdya AKBP Agus Sulistianto SH SIK, seperti dikutip donyapost.com dari Waspada.id, Jumat (13/3/2026), mengatakan pengerahan personel dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur lintas instansi.

“Sebanyak 84 personel Polri, 6 personel TNI, 6 petugas Dinas Perhubungan, 6 anggota Satpol PP, 6 personel BPBK, 6 tenaga Dinas Kesehatan, 1 petugas Jasa Raharja, serta 6 anggota Saka Bhayangkara dilibatkan dalam operasi ini. Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan pengamanan mudik berjalan optimal,” ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi pelayanan kepada masyarakat, aparat juga menyiapkan dua pos pengamanan di jalur strategis yang menjadi lintasan utama mobilitas warga.

Pos Pelayanan ditempatkan di Jalan Iskandar Muda, Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, sementara Pos Pengamanan berada di Jalan Nasional Blangpidie–Tapaktuan, Desa Kaye Aceh, Kecamatan Lembah Sabil.

Menurut Kapolres Agus, operasi ini tidak hanya difokuskan pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mencakup pengamanan berbagai aktivitas masyarakat yang meningkat selama Ramadan hingga Idul Fitri.

Delapan objek yang menjadi prioritas pengamanan meliputi masjid dan lokasi pelaksanaan salat tarawih serta salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, lokasi malam takbiran, tempat wisata, terminal, SPBU atau Pertashop, serta pangkalan elpiji.

Selain itu, aparat juga melakukan pengawasan terhadap berbagai aktivitas sosial masyarakat seperti buka puasa bersama, ngebuburit, sahur keliling, belanja kebutuhan Lebaran, takbir keliling, pembagian zakat, hingga aktivitas mudik dan rekreasi.

Di sisi lain, petugas juga mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang kerap muncul pada momentum Lebaran, mulai dari tindak kriminalitas, premanisme, pelanggaran lalu lintas, hingga peredaran minuman keras, narkoba, petasan, serta makanan kedaluwarsa.

“Kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan,” kata Agus Sulistianto.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga kesehatan selama perjalanan.

“Jika merasa lelah di perjalanan, silakan beristirahat di pos pelayanan yang telah disediakan,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026, diharapkan momentum Ramadan dan Idul Fitri di Abdya dapat berlangsung aman dan tertib, sekaligus mendukung agenda nasional dalam menciptakan arus mudik yang lancar dan berkeselamatan di seluruh wilayah Indonesia.