Berita  

Irwansyah Sambut Positif Roadshow Mendagri Dalam Pemulihan Pascabencana

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ikut mendampingi Mendagri Tito Karnavian dalam agenda shalat Subuh di Masjid Raya Baiturrahman. | Foto IG

DONYAPOST, Banda Aceh — Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah menyambut positif kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian ke Aceh yang dinilainya sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi di berbagai daerah.

Irwansyah mengungkapkan rasa syukurnya dapat mengikuti rangkaian kegiatan Mendagri, mulai dari sahur bersama di Pendopo Wali Kota Banda Aceh hingga menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Baiturrahman, Minggi (22/2/2026).

Menurutnya, kehadiran Mendagri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat terhadap pemulihan Aceh.

“Alhamdulillah tadi bisa menunaikan salat Subuh berjamaah dengan Mendagri H. Tito Karnavian setelah sebelumnya sahur bersama di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Ini momentum yang sangat baik bagi Aceh,” ujar Irwansyah.

Ia menilai kunjungan Mendagri kali ini terbilang komprehensif karena dilakukan sejak hari pertama meugang di Aceh Tamiang dan berlanjut dengan roadshow ke sejumlah wilayah terdampak bencana di jalur timur Aceh, termasuk Langkahan, Pidie Jaya, Pidie, hingga akhirnya tiba di Banda Aceh.

Menurut Irwansyah, pola kunjungan langsung ke daerah terdampak menunjukkan pendekatan kepemimpinan yang responsif dan berbasis lapangan.

Lalu, sambung dia, dengan melihat kondisi secara langsung, pemerintah pusat diharapkan dapat merumuskan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi yang lebih tepat sasaran.

“Kedatangan beliau keren karena langsung turun ke lapangan sejak meugang pertama di Tamiang, kemudian menyusuri jalur timur Aceh hingga ke Banda Aceh. Ini menunjukkan perhatian serius terhadap Aceh pascabencana,” katanya.

Irwansyah berharap kehadiran Mendagri sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra dapat mempercepat proses recovery, baik dari sisi infrastruktur, sosial, maupun ekonomi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRK dalam memastikan program pemulihan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, momentum kunjungan ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dalam penanganan pengungsi, pemulihan infrastruktur dasar, serta dukungan bagi sektor pertanian dan UMKM yang terdampak.

“Kita tentu berharap kunjungan ini menjadi pemicu percepatan pemulihan Aceh. Masyarakat menunggu langkah konkret, dan kita siap mengawal kebijakan pemulihan bersama pemerintah kota dan provinsi,” tutup Irwansyah.