DONYAPOST, Meulaboh — Universitas Teuku Umar (UTU) mulai menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera.
Hingga penyaluran Tahap 1, sebanyak 2.890 mahasiswa telah menerima dana bantuan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.
Berdasarkan data universitas, total mahasiswa yang diusulkan sebagai penerima bantuan mencapai 3.295 orang. Dari jumlah tersebut, 405 mahasiswa lainnya saat ini masuk dalam penyaluran Tahap 2 dan masih menjalani proses administrasi.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mekanisme transfer langsung ke rekening mahasiswa. Khusus untuk penerima Tahap 2, pihak kampus tengah memproses pembukaan rekening di Bank Syariah Niaga (BSN) agar dana dapat segera disalurkan.
Adapun kriteria utama penerima bantuan adalah mahasiswa aktif Universitas Teuku Umar yang berasal dari wilayah terdampak bencana.
Proses validasi data lokasi bencana mengacu pada data resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta dokumen pendukung lainnya, termasuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Ishak Hasan, M.Si., mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen dan empati institusi terhadap mahasiswa yang mengalami dampak langsung bencana hidrometeorologi.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga mahasiswa yang terdampak. Fokus kami adalah memastikan penyaluran berjalan transparan dan tepat sasaran, sehingga mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi tanpa hambatan finansial akibat bencana,” ujar Prof. Ishak Hasan.
Pihak universitas, lanjutnya, terus memantau proses administrasi Tahap 2 agar seluruh mahasiswa yang telah diusulkan dapat segera menerima bantuan dalam waktu dekat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya UTU menjaga keberlanjutan studi mahasiswa sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam merespons situasi darurat kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.








