Persiraja Bekuk PSPS 4-2, Lantak Laju Kunci Lima Besar Klasemen

Skuat Persiraja Banda Aceh | Foto via IG

DONYAPOST, Banda Aceh — Persiraja Banda Aceh menutup laga kandang putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan.

Menjamu PSPS Pekanbaru di Stadion H Dimurthala, Sabtu (31/1/2026) malam, Laskar Rencong menang 4-2 dalam duel terbuka yang menyuguhkan enam gol.

Hasil ini mengantar Persiraja bertengger di papan lima besar klasemen sementara, sekaligus memberi sinyal kebangkitan di hadapan publik sendiri yang memadati stadion dengan 3.792 penonton.

PSPS Pekanbaru mampu bertahan hingga 26 menit sebelum gol manis dari Cannor Flynn. Striker Skotlandia ini memang selalu tampil sebagai pembeda. Ia mencetak gol ke-12-nya musim ini sebelum turun minum.

Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65. Dua gol tersebut membalikkan keadaan sekaligus mengangkat kepercayaan diri tim tuan rumah.

Memasuki fase akhir laga, Persiraja kian agresif. Omid Popalzay memperbesar keunggulan timnya menjadi 3-0 pada menit 78 setelah tiga menit menyentuh lapangan dari bangku cadangan.

Dua menit kemudian, tim tamu memperkecil skor lewat gol Muhammad Yasir pada menit 80. Sepuluh menit kemudian, ia mencetak brace. Gol kedua Yasir dicetak pada menit 90 untuk mengubah skor menjadi 3-2.

Namun, pemain pengganti Persiraja Jackson Tiwu memperbesar skor lagi menjadi 4-3 pada menit 90+2. Jackson sendiri baru masuk pada menit 84 menggantikan Asgal Habib Altarik.

Secara permainan, laga berlangsung dengan tempo tinggi. Persiraja tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, terutama di babak kedua. PSPS, di sisi lain, tetap mencoba menekan meski harus bermain dengan sejumlah pergantian pemain sejak awal laga.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persiraja untuk menjaga momentum di fase lanjutan kompetisi. Selain mendongkrak posisi klasemen, hasil ini juga mempertegas kapasitas Laskar Rencong sebagai tim yang sulit ditaklukkan di kandang sendiri.

Bagi PSPS Pekanbaru, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah jelang putaran berikutnya, terutama dalam menjaga konsistensi lini belakang saat menghadapi tekanan beruntun.