DONYAPOST, Jakarta — Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori utama, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar, pada acara penganugerahan UHC Awards 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan UHC diberikan kepada daerah yang memenuhi sejumlah indikator utama. Di antaranya cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 99 persen, tingkat keaktifan peserta minimal 95 persen, serta penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah minimal 18 persen dari total jumlah penduduk.
Selain itu, daerah penerima harus berstatus UHC Prioritas serta memastikan pembayaran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda dalam kondisi lunas hingga September 2025.
Pada kesempatan yang sama, Pemko Banda Aceh juga meraih Penghargaan Inovasi Terbaik Co-Creation Innovation BPJS Kesehatan Kategori Kolektabilitas Iuran, melalui inovasi Sinergi Inovasi ARIP (SIRA).
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyebut penghargaan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh jajaran Pemko Banda Aceh, tenaga kesehatan, BPJS Kesehatan, dan masyarakat. Capaian ini menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sebagai fondasi pembangunan kota,” ujar Illiza, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Banda Aceh, Wahyudi.
