Berita  

Siswa dan Guru di Pidie Jaya Berjuang Kembali Belajar di Tengah Lumpur

SMA Negeri 2 Meureudu | Foto Tangkap Layar Vid Taufik Kelana

DONYAPOST, Pidie Jaya — Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, berlangsung dalam kondisi darurat. Anak-anak dan para guru harus berjuang melewati jalan yang masih tergenang air dan berlumpur akibat banjir, Senin (5/1/2026).

Meski lingkungan sekolah belum sepenuhnya bersih dari lumpur, proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap digelar secara terbatas di tenda-tenda darurat.

Beginilah suasana hari pertama masuk sekolah di SMA Negeri 2 Meureudu, Kecamatan Meurah Dua. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, para siswa yang sebagian besar merupakan korban banjir tidak mengenakan seragam sekolah maupun sepatu.

Tidak hanya itu, perjalanan menuju sekolah pun menjadi tantangan tersendiri. Jalan menuju sekolah masih dipenuhi genangan air dan lumpur. Demi keselamatan, para siswa dan guru harus berjalan saling berpegangan tangan saat melintasi jalur tersebut.

Salah seorang siswa kelas XI SMA Negeri 2 Meureudu, Amelia Fitri, mengaku sangat bersemangat dan senang bisa kembali bersekolah. Namun, di balik kegembiraannya, ia juga merasa sedih melihat kondisi sekolah yang tidak lagi seperti sebelum banjir melanda.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Meureudu, M. Diah, mengatakan bahwa meski dalam kondisi serba terbatas, pihak sekolah tetap berupaya secara perlahan menggelar kegiatan belajar mengajar. Pada hari pertama ini, sekolah hanya melakukan pengenalan sekolah serta memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa.

Kabupaten Pidie Jaya merupakan salah satu daerah yang terdampak parah banjir dan tanah longsor pada 26 November 2025 lalu. Bencana tersebut menyisakan kerusakan pada banyak bangunan sekolah.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 146 sekolah terdampak parah akibat banjir.

Dari jumlah tersebut, hanya empat sekolah yang kembali menggelar kegiatan belajar mengajar pada semester dua ini, yakni SDN 1 Meurah Dua, SD Islam Terpadu ANNU, SMP Negeri 1, dan SMA Negeri 2 Meureudu.